Sejarah Pembentukan Kabupaten Pakpak Bharat

Sejarah Pembentukan Kabupaten Pakpak Bharat

Sejarah Pembentukan Kabupaten Pakpak Bharat

Mengetahui Bagaimana Sejarah Pembentukan Kabupaten Pakpak Bharat

Mengejar ketertinggalannya dengan penduduk lainnya serta adanya aspirasi, keinginan dan tekad bulat dari masyarakat Pakpak Bharat untuk meningkatkan status daerahnya menjadi suatu Kabupaten dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia, dengan tujuan agar masyarakat Pakpak Bharat dapat memperjuangkan dan mengatur pembangunan masyarakat dan daerah, sesuai dengan aspirasinya untuk meningkatkan taraf hidup menuju masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera merupakan dasar dari usul dibentuknya Kabupaten Pakpak Bharat .

Sebenarnya Pakpak Bharat bukan wilayah baru. Kabupaten yang mengambil tiga kecamatan dari Kabupaten Dairi ini mengambil nama sub-wilayah Suku Batak Pakpak. Hampir 90 persen penduduk di wilayah Pakpak Bharat beretnis Pakpak. Berbeda dengan kabupaten induknya yang dihuni bermacam-macam suku, seperti Pakpak, Batak Toba, Mandailing, Nias, Karo, Melayu, Angkola, dan Simalungun serta suku lainnya. Agaknya, hal inilah yang menjadi pendorong wilayah pakpak untuk memekarkan diri. Selain alasan utamanya adalah untuk mengoptimalkan penggarapan potensi, percepatan pembagunan fisik, dan pertumbuhan ekonomi wilayah terutama pembangunan sumber daya manusia.

Kabupaten Pakpak Bharat dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2003 tentang pembentukan Kabupaten Nias Selatan, Kabupaten Pakpak Bharat , Kabupaten Humbang Hasundutan di Propinsi Sumatera Utara. Dengan dikeluarkannya Undang-Undang tersebut maka Kabupaten Pakpak Bharat resmi terbentuk menjadi satu kabupaten otonom dengan 3 kecamatan yaitu Kecamatan Salak, Kecamatan Kerajaan, dan Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe dengan ibukota kabupaten adalah Salak.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sejarah Pembentukan Kabupaten Pakpak Bharat"

Post a Comment